Our Blog

Blog Posts

100 SURAT LAMARAN YANG DITOLAK

16 September on Artikel Lepas  

Gagal dan penolakan sudah biasa dirasakan sejak dulu. Namun pengalaman ditolak oleh 100 law firm di Jakarta justru menjadi motivasi saya untuk menjadi lawyer.

Saya menyadari bukanlah mahasiswa berprestasi dengan nilai akademik yang cemerlang. Sehingga sudah menyiapkan mental untuk ditolak dan gagal. Masuk kuliah di tahun kedua UMPTN dan lulus nyaris 5 tahun jelas bukan prestasi.

Saat itu banyak teman-teman yang mudah diterima bekerja di law firm. Jadi, gak harus sampe 100x apply ke law firm seperti saya. Dari 100 yang dikirim, hanya 3 kantor yang memberikan kesempatan interview dan test. Walau akhirnya gagal juga 😅

Namun menyerah bukan pilihan. Saya memilih karir sebagai jurnalis untuk kembali berproses dan mengejar ketertinggalan belajar sebagai lawyer. Yang pasti juga untuk mengumpulkan uang hidup di ibukota.

Saat menjadi jurnalis, komitmen dan tekad menjadi lawyer tetap membara. Menjalani liputan di ruang-ruang pengadilan dan sejumlah instansi sangat membantu peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang hukum bisnis.

Alhamdulillah dengan kemampuan menulis, berkomunikasi, silaturahim, membangun jaringan dan sedikit skill basket bisa menghantarkan saya pada karir sebagai corporate lawyer di salah satu law firm besar di Jakarta.

Sebenarnya ini bukan prestasi karena bagi banyak orang untuk menjadi corporate lawyer bukan hal yang susah. Tapi inilah cerita saya, yang terus bergerak meraih sesuatu yang nampak tak mungkin menjadi kenyataan.

Gagal itu biasa, ngeyel aja terus pokoknya. Jalan menuju kesana adalah pembelajaran terbaik. No pain, no gain. Have a great weekend guys!

Bimo Prasetio
Corporate & investment Lawyer

#SmartLegal #BPLawyers #LawyersLife

Bimo Prasetio adalah seorang lawyer dan entrepreneur. Dalam perjalanan karirnya, Bimo memiliki pengalaman menangani berbagai transaksi bisnis dan sengketa komersial. Bimo juga mengkampanyekan gerakan Legal4UKM dan UKM agar startup dan UMKM melek hukum. Bimo dapat dihubungi: bimoprasetio@gmail.com

Comments are closed.