Our Blog

Blog Posts

Belajar Memilih Teman

06 December on Artikel Lepas  

Jangan suka milih-milih teman. Apalagi hanya milih maunya berteman dengan yang lagi susah saja hanya karena mereka teman seperjuangan. Itu namanya diskriminatif. Lha kalo teman seperjuangan ada yang sukses terus gak ditemui lagi?

Apa salah orang-orang sukses dan pintar sehingga gak mau bergaul dengan mereka. Kita perlu bergaul dengan mereka juga agar dapat memahami pola untuk menjadi sukses.

photo_2018-12-06_10-07-27

Jangan juga merasa sudah jadi pengusaha, lalu hanya bergaul sama pengusaha. Kita juga perlu belajar sama teman-teman yang karyawan, sehingga bisa belajar bagaimana perspektif karyawan. Dan jangan salah, banyak karyawan yang cerdas dan pintar, malah lompat kuadran jadi investor. Selain gaji bulanan yang sudah besar, masih dapat keuntungan bisnis pula mereka.

Yang susah dibantu, yang sukses diajak bantu yang lagi susah. Piye? Enak toh…

Katanya guru saya sombong adalah menolak kebenaran. Maka jangan sombong. Karena sombong itu baju-Nya Allah.

Jangan baper ya. Benci secukupnya, bahagia selebihnya. Sekian dan terima klien.

Bimo Prasetio

Bimo Prasetio adalah seorang lawyer dan entrepreneur. Dalam perjalanan karirnya, Bimo memiliki pengalaman menangani berbagai transaksi bisnis dan sengketa komersial. Bimo juga mengkampanyekan gerakan Legal4UKM dan UKM agar startup dan UMKM melek hukum. Bimo dapat dihubungi: bimoprasetio@gmail.com

Comments are closed.