Our Blog

Blog Posts

Bisnis, Passion dan Keahlian

13 December on Artikel Lepas  

Tahun 2011 saya mencoba belajar bisnis kuliner, setelah di 2010 sudah mendirikan kantor hukum Adisuryo Prasetio & Co.
Suatu eksperimen nekat tanpa persiapan matang, tanpa business plan dan tanpa ilmu. Alhamdulillah di tahun 2013 saya putuskan untuk berhenti demi kebaikan bersama. Kebaikan, saya, keluarga, karyawan di warung dan karyawan di kantor, seluruh stakeholder.

Butuh waktu bagi saya di awal untuk belajar mulai SDM, inventori, keuangan, POS dan lainnya sembari menjalankan kantor hukum. Bahkan saya sempat cuti 6 bulan menjadi lawyer hanya untuk mengelola warung.

Pelajaran berharga yang saya dapat ada beberapa hal:

1. Bisnis bukan sekedar Passion

Kuliah di Surabaya tidak hanya memberikan pengalaman berkuliner yang luar biasa. Tapi juga mengembalikan gairah saya untuk berbisnis kuliner. Saya berkelana ke banyak tempat dan menjelajahi wisata kuliner untuk mencari isnpirasi. Tetapi saya tidak belajar tentang teknis bisnis dan menemukan alasan yang tepat (WHY) untuk berbisnis kuliner.

bp-artikel-bisnis-passion-dan-keahlian2Namun saya beruntung, sejak berbisnis kuliner ini saya “hijrah”. Seperti menemukan dunia baru dan berbagai kebaruan lainnya, mulai dari pergaulan hingga kebiasaan lainnya.

Alhamdulillah Allah pertemukan dengan orang baik, peluang bisnis dan yang terpenting menuntun saya menemukan alasan berbisnis, “Menjadi Manusia yang bermanfaat melalui bisnis”

Guru saya mengingatkan agar saya fokus pada tujuan, menemukan caranya itu bagian dari proses. Dan secara berangsur saya mulai connecting the dots, merapihkan semua puzzle. Menginisiasi gerakan #Legal4UKM dan membangun web legal4ukm.com (yg saat ini sudah diakuisisi oleh Hukumonline), dan mulai melepaskan bisnis kuliner.

Ternyata saya lebih bermanfaat menjadi lawyer ketimbang di bisnis kuliner 😊

2. Fokuslah pada keahlian

Sebenarnya saya sempat gusar dan ingin tinggalkan dunia hukum karena lelah dengan mafia peradilan. Namun kesempatan berbagi soal aspek hukum kepada UKM memberi saya arti. Memberi kebahagiaan tersendiri.

bp-artikel-bisnis-passion-dan-keahlian4Setelah melalui pembicaraan dengan partner saya, lalu saya mundur dari kantor hukum Adisuryo Prasetio & Co (APCO) di akhir 2012 dan mendirikan kantor baru, SMART Attorneys at Law. Kalau kantor APCO luasnya sekitar 150m² di bilangan Kuningan. Sedangkan SMART di Fatmawati dengan luas sekitar 9m². Saya menyewa ruangan kecil di bawah mesjid.

Saya putuskan untuk banyak sharing tentang aspek hukum kepada UKM sebagai bagian dari CSR Smart Attorneys at Law (kini menjadi SMART legal Network).

Saya menulis tentang aspek legal dan advis di dalam blog. Sampai di awal 2014 merekrut 2 orang paralegal untuk membantu. Kantor terus berkembang dan mulai melakukan spin off (pemisahan). Smart Attorneys menjadi BP Lawyers, Smart Legal Consulting, BPL Foundation.

Alhamdulillah ketika fokus pada keahlian sebagai lawyer dan fokus pada memberi manfaat serta solusi, semangat saya kembali dan menemukan berbagai peluang. Termasuk mempelajari perilaku market di era digital.

3. Bangun Network dengan memberi peran

Sejak 2012 saya mulai bergabung dan aktif di berbagai organisasi dan komunitas. Mulai dari HIPMI, Jpmi Dki Jaya, TDA, Genpro hingga sharing di YEA di Bandung, Kampus Umar Usman, STEI, Unair serta berbagai wilayah.

Benang merah yang saya dapat, menjadi penting untuk memberi peran dalam lingkungan dimana kita berada. Karena keahlian saya di bidang hukum maka saya mewarnainya dengan keahlian saya. Dan ini yang menjadi value dalam Smart Legal Network saat ini. Alhamdulillah jaringan mulai berkembang. Insya Allah mulai 2017 akan membuka jaringan lebih luas ke seluruh Indonesia melalui 2 platform smartlegalnetwork.com dan caripengacara.com, sambil finishing kantor baru.

bp-artikel-bisnis-passion-dan-keahlian5

Mohon doa dan supportnya.
Salam hormat,

Bimo Prasetio
Pembelajar & Founder Smartlegalnetwork.com

#Bisnis #Review #3

Bimo Prasetio adalah Creative Legalpreneur pendiri SMART Legal Network dan Co Founder Qoloni.com, suatu Qolaborative platform untuk membantu proyek sosial. Dalam perjalanan karirnya, Bimo memiliki pengalaman menangani berbagai transaksi dan sengketa komersial. Bimo juga mengkampanyekan gerakan Legal4UKM dan UKM Melek Hukum yang sekarang dikelola oleh BPL Foundation agar startup dan UKM melek hukum. Bimo dapat dihubungi: info@smartlegalnetwork.com

Comments are closed.