Our Blog

Blog Posts

Membangun Bisnis Jasa Hukum Dengan Nilai

10 June on Artikel Lepas  

Robert Kiyosaki memperkenalkan B1 Triangle. Yaitu tentang 8 pilar bisnis. Misi, Leader, Tim. Kemudian Produk, Legal, Sistem, Komunikasi dan Cash Flow.

Bisnis harus dimulai dengan WHY yang kuat. Dan itu menjadi misi yang dibawa dalam bisnis. Untuk mengembangkannya perlu leadership yang kuat dan tim yang hebat. Hal ini berlaku kumulatif, tidak bisa alternatif. Tim tidak akan berjalan tanpa ada dorongan yang kuat untuk menggerakkan mereka, perlunya meyakinkan mereka bahwa mereka “on a mission.”

image1

Bagi lawyer, apakah misinya adalah menjadi lawyer yang bermanfaat, menjadi lawyer yang berpegang pada kejujuran, Corporate lawyer terbaik yang membantu banyak korporasi untuk tumbuh, mengubah dunia hukum lewat digital dan transparansi atau apa yang akan menjadi misinya? Karena saat value ini dibangun, tim anda akan bergerak lebih dari sekedar uang. Saat anda bergerak dengan hal itu, maka akan bekerja dengan passion dan uang hanyalah bonusnya. Karena hasil tidak akan mengkhianati proses.

Lalu untuk mewujudkannya, anda perlu bekerja dengan tim, tidak akan bisa sendirian. Oleh karena itu perlu leadership yang kuat agar tim dapat berjalan dengan baik. Karena peran leader yang akan menentukan arah dan pencapaiannya.

Dalam industri jasa hukum, owner kantor hukum harus melihat kantornya sebagai suatu perusahaan. Maka 5 komponen ini harus diperhatikan, yaitu: Produk atau jasa dalam hal ini, Aspek Legal,  System, Komunikasi dan Cash Flow.

image2

Produk
Klien selalu mengharapkan layanan jasa hukum terbaik dan berharap solusi atas persoalannya. Oleh karena itu, harus diciptakan jasa yang terbaik. Terus melakukan pengembangan dan inovasi. Bukan hanya soal keahlian tapi juga pelayanannya.

Legal
Sebagai suatu kantor hukum tentunya harus menjalankan compliance mulai dari badan, pajak, kontrak kerja, partnership agreement dan hal lainnya. Agar jangan sampai bisnis terganggu oleh hal non teknis karena kurang perhatiannya pada aspek legal.

System
Agar bisnis berjalan dan tidak selalu mengandalkan owner, maka harus dibangun sistem. Semua personil harus memahami High Level Process. Bagaimana proses bisnis berjalan dan disusun SOP dalam setiap tahapannya. Selalu berpegang pada Value-People-Process. Dalam membangun system atau prosesnya, business owner harus memastikan bahwa bisnis yang dijalankan memiliki Value inti. Apakah itu kejujuran, disiplin, transparan dsb. Selanjutnya, memastikan merekrut orang yang tepat sesuai dengan values perusahaan.

Jika tidak, maka dia akan bergerak tidak sesuai dengan harapan owner. Jika dua hal tersebut sudah terpenuhi, barulah bicara tentang bagaimana sistem dapat dibangun dengan mendevelop people dan melakukan transfer metodologinya.

Pengalaman menangani pekerjaan tentu sangat berharga. Namun tidak bisa menunggu untuk waktu yang sama agar tim kita dapat bekerja. Dengan melakukan transfer metodologi, maka tim akan diajarkan bagaimana cara atau bagaimana strategi mencari solusi jika terdapat persoalan. Jangan memberikan jawaban pada setiap pertanyaan, karena tidak akan mendidik tim kita untuk mau belajar dan berkembang. Terlebih lagi, tim kita perlu keleluasaan dan kreatifitas dalam bekerja. Dengan begitu, akan muncul value-value baru dalam mengembangkan bisnis dan memberikan solusi bagi klien.

Communication
Saya selalu melihat, soal komunikasi ini adalah untuk internal dan eksternal. Bisnis adalah soal manusia. Market jasa hukum adalah manusia, vendor atau mitra kita manusia, dan tim kita juga manusia. Oleh karena itu kita harus memahami manusia. Jika tidak memahami manusia, maka kita tidak paham bisnis. Dan salah satu hal yang harus dikuasai adalah komunikasi.

Banyak leader yang hebat mampu menggerakkan dan meyakinkan banyak orang bukan karena dia visioner, namun karena kemampuan komunikasinya yang luar biasa. Mampu memotivasi dan mencerahkan. Kadang bukan soal lagu yang dinyanyikan, namun siapa yang bernyanyi.

Bimo Prasetio adalah Creative Legalpreneur pendiri SMART Legal Network dan Co Founder Qoloni.com, suatu Qolaborative platform untuk membantu proyek sosial. Dalam perjalanan karirnya, Bimo memiliki pengalaman menangani berbagai transaksi dan sengketa komersial. Bimo juga mengkampanyekan gerakan Legal4UKM dan UKM Melek Hukum yang sekarang dikelola oleh BPL Foundation agar startup dan UKM melek hukum. Bimo dapat dihubungi: info@smartlegalnetwork.com

Comments are closed.