Our Blog

Blog Posts

Sedekah Boleh Ikhlas dan Banyak

01 July on Artikel Lepas   Tags: , , ,

“Kadang kita bersedekah dengan harapan agar segera mendapatkan balasannya. Tanpa disadari, hal itu justru mengurangi kadar keikhlasan kita.”

Setelah membaca artikel dari link di atas, saya jadi teringat nasihat Ustadz Hilman Rosyad (@Ustadzhilman), bahwa infak (sedekah harta) itu bukan sedikit yang penting ikhlas, tapi justru lebih banyak dan ikhlas. Nah, sering dalam pembicaraan sehari-hari kita memperdebatkan soal sedekah itu bukan soal banyak atau sedikit jumlahnya, yang penting “IKHLAS”. Wah, sebelum kita setuju atau tidak setuju atas statement di atas. Simak dulu di bawah ini.

Mana yang lebih baik: income 500 ribu lalu sedekah 100 ribu atau income 100 juta kemudian sedekah 1 juta?

Mayoritas tentu akan berkata yang 100ribu, kenapa? karena pengorbanannya dinilai lebih besar. Ingat prinsipnya ibadah, lebih banyak lebih baik. Jadi lebih baik sedekah 100 ribu atau 1 juta? #Sedekah

Jangan menilai kadar keikhlasan, kita gak bisa tahu lebih ikhlas yang sedekah 100 ribu atau 1 juta. #Sedekah

Secara prinsip, ibadah itu, termasuk #Sedekah niatnya build in karena Allah. Hanya motif tambahannya, seperti minta kaya, mengurangi kadar ikhlas.

Dalam konteks orang yang income 100 juta lalu #Sedekah 1 juta, bisa jadi lebih ikhlas dari yang income nya 500 ribu lalu bersedekah 100 ribu. Kenapa? Karena lebih ringan baginya.Makanya dalam Islam dianjurkan untuk kaya. Harapannya agar dalam beribadah, baik #Sedekah shalat dan lainnya, dilakukan lebih ringan. Orang yang income nya 100 juta lalu #Sedekah 1 juta, bisa jadi diam saja karena mungkin malu hanya sedekah segitu. Tapi jelas sedekahnya ringan, sehingga bisa jadi lebih ikhlas.

Bandingkan dengan yang income nya 500 ribu lalu #Sedekah 100 ribu, tapi dengan harapan agar segera dibalas. Bisa jadi karena berat buat dia. Gak jadi soal #Sedekah ngarep dibalas sama Allah. Tapi jangan kasih deadline sama Allah, kapan harus menerima balasan #Sedekah nya. Jadi kembali soal ibadah tadi, lebih baik lebih ikhlas dan lebih banyak. Makanya perlu latihan. Gak hanya soal #Sedekah saja. Tapi tetap saja jangan kita berlagak jadi malaikat, menilai-nilai ikhlasnya tindakan seseorang.

Bisa jadi yang infaknya lebih sedikit, tapi amal kebaikan lainnya banyak. Ingat, setiap kebaikan adalah #Sedekah

Allah lebih tahu kapan kebaikan seseorang akan dibalas, dengan kadar dan waktu yang tepat.

Sebenernya contoh tadi kurang ekstrem. Bisa jadi ada yang income nya 1 trilyun sedekahnya 1 Milyar. Tapi diem-diem aja, karena malu “kekecilan” :)

Sekian sharing yg saya dapatkan dari kajian @ustadzhilman beberapa waktu lalu di kantor. Salam.

Mau bertegur sapa dengan saya, sila follow @Bprasetio

Bimo Prasetio adalah Creative Legalpreneur pendiri SMART Legal Network dan Co Founder Qoloni.com, suatu Qolaborative platform untuk membantu proyek sosial. Dalam perjalanan karirnya, Bimo memiliki pengalaman menangani berbagai transaksi dan sengketa komersial. Bimo juga mengkampanyekan gerakan Legal4UKM dan UKM Melek Hukum yang sekarang dikelola oleh BPL Foundation agar startup dan UKM melek hukum. Bimo dapat dihubungi: info@smartlegalnetwork.com

Comments are closed.